Wednesday, 1 November 2017

Regresi Logistik Binary Options


Regreso logística merupakan salah satu analisi multivariante, yang berguna untuk memprediksi dependiente variabel berdasarkan variabel independen. Pada logística regresi, dependen variabel adalah variabel dikotomi (kategori). Ketika de la variabilidad de la dependencia de la división de la música de la logística binaria de digunakan binario, de la ketika dependen de la variable de la música de la división de la regla logística multinominal. Lalu ketika dependen variabelnya berbentuk ranking, maka disebut dengan regresión logística ordinal. Konsep Regresi Logistik Regresi Logistik alternativa merupakan uji jika asumsi distribución normal multivariante pada variabel bebasnya tidak bisa terpenuhi ketika Akan dilakukan analisis diskriminan. Tidak terpenuhinya asumsi en dikarenakan variabel bebas merupakan campuran antara variabel kontinyu (métrico) dan kategorial (no métrico). Misalnya, probabilitas bahwa orang yang menderita Serangan jantung pada waktu tertentu de Dapat diprediksi dari Informasi USIA, merokok kebiasaan, jenis kelamin, dan lainnya. Asumsi Regresi Logistik Regresar logistik tidak membutuhkan hubungan linier antara variabel bebas dengan variabel terikat. Regresar a la lista de los resultados de la discusión. Odd dalam regresi logistik sering dinyatakan sebagai probabilitas. Misal Odd sebuah perusahaan dapat bangkrut atau berhasil atau extraño seorang anak dapat lulus atau tidak pada Ujian Nasional. Variabel bebas tidak memerlukan asumsi multivariante normalidad Asumsi homokedastis tidak diperlukan variabel bebas tidak Perlu dirubah ke bentuk métrica (atau intervalo de relación de Skala) Contoh KASUS de regresión logística de los datos Yang Diberikan Adalah datos Fiktif Bukan datos Sebenarnya, Cuma Sebagai Latihan Uji Statistik Seorang dokter Ingin mengetahui probabilitas seorang pasien terkena penyakit jantung berdasarkan rutinitas kebiasaan merokok dan uSIA datos dikumpulkan dari Catatan Medis sebanyak 30 pasien orang yang melakukan pemeriksaan Kesehatan di RS ABC merokok (1), merokok TDK (0) usia (uSIA dentro de un Año) menú Pada Analizar, Selecciona regresión gtgt binario logística Masukkan variabel sakit ke dependiente, variabel kemudian rokok dan uSIA ke 8220covariate box8221 Kemudian, Opciones de Klik, Lalu beri tanda pada Parcelas de clasificación, de Hosmer-Lemeshow GoF, matriz de correlación, dan itteration historia Klik Continuar, kemudian OK HASIL Dan INTERPRESTASI Menilai Modelo apto Untuk Menilai model fit dapat diperhatikan nilai statistik -2LogL yaitu tanpa mengikutsertakan variabel hanya berupa konstanta yaitu sebesar 41.589. Ketika dimasukkan 2 variable baru maka prediksi nilai -2LogL sebesar 16.750. Artinya terdapat penurunan sebesar 41.589 8211 16.750 24.839. Untuk -2LogL pertama diperoleh nilai 41.589 dengan df1 30-1 29. Nilai ini signifikan pada alfa 5 yang berarti En este momento está en la escuela. je de calificación -2LogL Kedua adalah sebesar 16.750 dengan gl2 30-3 27 adalah tidak signifikan pada alfa 5. (Nilai statistik -2LogL di atas dibandingkan dengan je de calificación statistik distribusi x2.), modelo de datos artinya dengan ajuste. Statistik - LogL dapat digunakan untuk menentukan apakah jika variabel bebas dimasukkan dalam modelo dapat secara signifikan mempengaruhi modelo. Dengan selisih 24.839 dan df (df1-df229-272) maka menunjukkan angka ini signifikan pada alfa 5. Hal ini berarti Fuera de los datos de ajuste de modelo dengan. Cox n Snell8217s R Cuadrado adalah ukuran pengaruh bersama yaitu sebesar 0.563 dan nilai Nagelkerke R Cuadrado adalah sebesar 0.751. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan variabel bebas menjelaskan modelo adalah sebesar 75.10. Selanjutnya, Hosmer y Lemeshow8217s GoF dilakukan untuk menguji hipotesis. Jika sig lt 0.05 maka Ho ditolak yang berarti ada perbedaan signifikan antara modelo dengan nilai observasinya. Jika sig gt 0.05 maka Ho diterma, artinya tidak ada perbedaan antara modelo dan nilai observasinya. Estadística Hosmer y Lemeshow8217s GoF diperoleh sebesar 0.594 (gt 0.05) sehingga dapat dinyatakan modelo bahwa modelo dengan datos. Hosmer y Lemeshow8217s GoF juga menghasilkan nilai 6.475 probabilidades sebesar 0.594 sehingga dapat disimpulkan bahwa modelo ajuste dengan datos. Estimaci Parámetro dan Interprestasi Estimai Máximo Likehood parámetro modelo dapat dilihat dari salida pada tabel Variables en la ecuación. Regresión Logística kemudian dapat dinyatakan: Ln P / 1-P -11.506 5.348 Rokok .210 Usia. Variabel bebas kebiasaan merokok signifikan dengan probabilitas sebesar 0.004 (lt 0.05) dan variabel usia juga signifikan dengan probabilitas 0.032. Dengan memperhatikan persaman ini maka dapat diinterprestasikan sbb: Registro de probabilidades seseorang terkena secara positif berhubungan dengan rokok. Probabilitas atau Probabilidades seorang terkena penyakit jantung jika ia perokok adalah sebesar 5.348. Artinya seorang perokok, memiliki, kemungkinan, terkena, serangan, jantung, 5,35, kali, lebih, besar, dibanding, yang, tidak, merokok. Jika variabel rokok dianggap konstán, maka probabilitas seseorang terkena serangan jantung adalah sebesar 0.210 pada setiap kenaikan satu tahun usia. Jika Rokok dianggap konstán, maka seseorang memiliki probabilidades terkena penyakit jantung adalá sebesar 1.233 untik setiap penambahan usia. Sementara jika usia bernilai konstán maka probabilidades seorang terkena penyakit jantung adalá sebesar 210.286 uniken dunken yang tidak merokok. Hasil índice de clasificación general adalah sebesar 90.0 pada cutoff 50 Pertama. Variabel rokok dan usia memiliki hubungan positif dengan probabilidades penyakit jantung Kedua. Jika usia bernilai konstán, maka seorang perokok memiliki las probabilidades terkena penyakit jantung sebesar 5.384 kali lebih besar dibanding yang tidak merokok Ketiga. Jika rokok bernilai konstán, maka probabilidades seorang terkena penyakit jantung adalá sebesar 0.210 pada setiap penambahan usia. Cuma diingatkan8230.data yang Diberikan Datos de Adalah Fiktif Bukan Datos de Sebama, Cuma Sebagai Latihan Uji Estadísticas Imam Ghozali. 2009. Aplikasi Analisis Programa multivariado de dengan SPSS. Semarang BP: Undip, hal. 261-275Minggu yang lalu, mena, menya, menguan, kanji, dari, analisis, regresi, logistik, biner. Pada minggu ini, saya akan coba melanjutkan pembahasan berkaitán dengan l angkah-langkah pengolahan nya dengan menggunakan programa bantuan SPSS. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: 1. Programa de LAH Buka SPSS yang Anda Miliki 2. Los datos de entrada nya --gt sebagai Contoh, los datos yang saya gunakan adalah datos latihan dari Buku Análisis de datos categóricos (Alan Agresti, 2007, edisi 2 --gt halaman 132), pada kasus saya variabel penjelasnya ada 2 (Durasi Skala Rasio Dan T dengan Skala nominal) dan variabel terikatnya Y dentro de bentuk nominales (terdiri atas 2 kategori - gt Biner) 3. Selecciona vista opsi variabel. Lalu ubahlah variabel nombre dan etiqueta - nya sesuai dengan kasus masing-masing. Saat ini, saya akan menggubah nama menjadi D, T dan Y misalnya. Valores kemudianos nya disesuaikan nilainya. Bila data berbentuk nominal atau ordinal (misalnya untuk T dan Y), medida nya diganti dari escala menjadi nominal. 4. Datos de la base de datos, kemudian pilih opsi Analizar gt Regression gt Logística binaria 5. Masukkan Y sebagai variabel Dependiente dan D serta T sebagai covariables. Untuk Método nya saat ini saya masih tetap menggunakan entrar. 6. Karena Categoría de la obra de arte, maka harus ditetapkan reference Categoría nya dengan cara memilih opsi Categorical. Untuk kemudahan interpretasi biasanya saya memilih primero en la referencia nya. Articulos de correspondencia de la categoría anterior de la categoría de la categoría. Kemudian JANGAN LUPA cambio de pila. Continuar Klik. 7. Opciones de Pilih. Kemudian centang hosmer lemeshow dan clasificar parcelas dan klik continuar. OK kemudiano. De acuerdo. Untitled Interpretasi Salida de la silueta de un membaca postingan berikutnya yang berjudul. Analisis Regresi Logistik (interpretasi). Terimakasih telah membaca. - Ferdi Fadly - Regresi logistik (regresión logística) sebenarnya sama dengan analisis regresi berganda. Hanya variabel terikatnya merupakan variabel dummy (0 dan 1). Sebagai contoh, pengaruh beberapa rasio keuangan terhadap keterlambatan penyampaian laporan keuangan. Maka variabel terikatnya adalah 0 jika terlambat dan 1 jika tidak terlambat (tepat). Regresi logistik tidak memerlukan asumsi normalitas. Meskipun screening data outliers tetap dapat dilakukan. Untuk asumsi multikolinearitas pada regresi logistica silahkan simak di sini. Interpretasi regresi logistik menggunakan relación impar atau kemungkinan. Sebagai contoh, jika rasio keuangan ROA de la categoría de los sebasar 1 maka kemungkinan ketepatan menyampaikan laporan keuangan meningkat sebesar 1,05 kali. Berarti semakin tinggi. Atau jika Rasio Keuangan DER meningkat sebesar 2 maka kemungkinan ketepatan penyampaian laporan Keuangan meningkat sebesar 0,98 kali atau bisa dikatakan menurun karena Lebih Kecil Dari 1 yang berarti kemungkinan terlambat Semakin Tinggi. Berikut adalah simulasi aplikasi regresi logistik (regresión logística) dengan SPSS Versi. 11.5. Conoce las tablas de datos de 84 sampel bisa di download di sini. Tampilannya pada SPSS 11.5 Versi kurang Lebih seperti ini Simulasi adalah Untuk melihat pengaruh Antara variabel profitabilitas, kompleksitas Perusahaan, auditor opini, likuiditas dan ukuran Perusahaan terhadap ketepatan penyampaian laporan Keuangan tahunan Perusahaan. Profitabilitas diukur dengan ROA kompleksitas diukur dengan 1 jika mempunyai anak Perusahaan dan 0 jika Perusahaan tidak mempunyai anak Perusahaan auditor opini diukur dengan 1 jika mendapatkan opini Wajar tanpa pengecualian dan 0 Untuk opini de Más likuiditas diukur dengan Razón Corriente Dan kompleksitas diukur dengan logaritma valor de mercado natural . Nah variabel terikatnya adalah ketepatan penyampaian laporan keuangan dengan kode 1 untuk perusahaan yang tepat waktu dan 0 para el peru yang terlambat. Klik menu Analizar, pilih Logística binaria, seperti ini: Jika anda benar, maka akan keluar menu box untuk regresi logistik. Masukkan variabel ketepatan ke dalam caja dependencia, dan masukkan variabel bebas ke dalam caja covariate. Lalu klik pada options, la caja se encuentra en la caja de la casilla de verificación de la caja. Programa akan melakukan perhitungan secara otomatis, dan hasil selengkapnya dapat anda bandingkan datos dengan yang telah anda descarga Intercambio de archivos: Pertama. Melihat modelo dengan salida menginterpretasikan kelayakan berikut ini: Nilai -2 probabilidad log adalah sebesar pada 96.607 yang Akan dibandingkan dengan je de calificación Chi Cuadrado taraf signifikansi 0,05 dengan df sebesar N-1 dengan N adalah jumlah sampel, berarti 84 8211 1 83. Se puede reservar Dari Plaza Chi, diperoleh nilainya adalah 100,744. Jadi -2 Log Probabilidad lt Chi Plaza (96,607 lt 100,74) Jika konstanta saja dimasukkan tidak layak, semua variabel bebas dimasukkan juga tidak layak, tapi kan ada penurunan -2 Log probabilidad. Yup penurunannya adalah sebesar 96.607 8211 84.877 11,73. Atau kalau males ngitung manual, salida SPSS juga telah miembros de la familia nilai itu yaitu sebagai berikut: Nah kelihatan kan kalau salida selisihnya adalah sebesar 11,729 dan mempunyai 0,039 lt 0,05. Kalau masih kurang puas, bisa dilihat nilai Hosmer y prueba de Lemeshow. Hosmer dan Lemeshow Prueba de adalah untuk melihat apakah datos empiris cocok atau tidak dengan modelo atau dengan kata lain diharapkan tidak ada perbedaan antara datos empiris dengan modelo. Modelo akan dinyatakan layak jika signifikansi di atas 0,05 atau -2 Log Probabilidad di bawah Chi Square Tabel. Hati-hati, ini berkebalikan dengan uji yang lain sebelumnya. Tampak kan bahwa nilai Hosmer y Lemeshow Prueba adalah sebesar 9,778 dengan signifikansi 0,281 gt 0,05. Berarti modelo adalah ajuste dan modelo dinyatakan layak dan boleh diinterpretasikan. Gambar di atas memberikan je de calificación Nagelkerke R Square sebesar 0,191 yang berarti bahwa kelima variabel bebas MAMPU menjelaskan varians ketepatan penyampaian laporan Keuangan sebesar 19,1 Dan sisanya yaitu sebesar 80,9 oleh dijelaskan faktor sido puesto. Pengujian hipotesis penielitian dilihat dengan salida de la caja: Lihat aja signifikansinya, yang di bawah 0,10 (10) berarti signifikan berpengaruh atau hipotesis diterima. Pembahasannya silahkan dikaitkan dengan teori yang dikembangkan di awal. descarga Silahkan materi di atas di sini dan jika memerlukan datos del archivo de descarga Contoh silahkan di sini Malam mas mau Nanya, Kalo v. dummy YG digunakan D1 Perusahaan YG melakukan división de acciones dan D0 Perusahaan YG tidak melakukan división de acciones, dentro de un periode 4tahun UIT Pemberian RMN 1 Dan 0 Untuk setiap 1 Perusahaan SLMA 4thn gimana Misalkn tahn2009-2012 Perusahaan Un melakukan ss pda penas hay de 2010, apakh pmberian Kode 1 hnya pda penas hay de 2010, sdngkn Untuk penas hay 08,11amp12 diberi kode0, atau Pemberian Kode 1 pda Perusahaan Un YG SDH melakukan ss Padathn 09-12. Terima kasih mohon bntuannya más Kalau melalukan dibri 1, tidak melakukan diberi kode 0. Selesai. Terima kasih. Mas, saya mau tania, saya SDH uji logistik dan hasilnya signifikan dibawah 0,05 namun betanya bernilai Negativo padahal teori yang ada harusnya hubungan nya positif, kata dosen saya que dikarenakan tidak nya normal de datos, los datos Untuk menormalkan di uji Logistik que bagaimana ya mas Sedangkan, banyak, buku, mengatkan, bahwa, uji, logistik, tidak, peru, uki, normalitas, trimakash, logis, tidak, memerlukan, asumsi, normalitas. Terima kasih. selamat pak siang, saya mau tania, judul skripsi saya analisis faktor2 yang mempengaruhi persepsi pelaku UKM terhadap penyusunan laporan Keuangan, saya menggunakan variabel ficticia, baik variabel dependen maupun ind. Regresi apakah yang cocok untuk penelitian saya tersebut regresi lineal berganda atau regresi logistik mohon pencerahannya. Terima kasih Kalau dependen dummy gunakan logistik. Terima kasih. Selamat malam pak, saya ingin bertanya. Saya sedang menyusun tesis. Dalam penelitian saya menggunakan variabel dummy untuk variabel dependen. Sedangkan untuk variabel independen sebanyak 4. Dimana 2 variabel independen diukur melalui kuesioner dengan skala likert, sedangkan 2 variabel independant lainnya diukur melalui data sekuder dengan skala nominal. Apakah penelitian saya bisa dianálisis menggunakan regresi logistik adaká literatur yang bisa mendukung Terimakasih. Bisa. Terima kasih. Mas, saya mau nanya. Judul penelitian saya penerapan sistema informasi geografis dalam pemetaan kejadiano dbd di wilker puskesmas. Jenis penelitiannya deskriptif kuantitatif variabel bebas: hujan curah, kelembaban, penduduk kepadatan, abj, (Skala intervalo) umur, jk, Pendidikan, pekerjaan, keberadaan hias teman, keberadaan BRG2 siclos, kondisi ventilasi (nominal), Suhu (Rasio) variabel terikat nya UIT ada penyebaran penyakit (Intervalo) sama estado penderita (nominal) saya bingung mau menggunakan uji apa mas. Yg cocok buat penelitian saya. Mohon bantuannya terimakasih .. Silahkan simak de rujukan penelicioso terdahulu Anda. Terima kasih. Assalamu39alaikum .. min, mau tanya. kalau kita meneliti tentang pengaruh 3 variabel bebas terhadap variabel terikat yang datanya diambil dari 10 misalnya Perusahaan, manakah datos yang seharusnya diinput ke dentro de SPSS apakah datos rata-rata masing2 variabel bebas dan terikatnya, apakah je de calificación Maksimal atau je de calificación minimumnya Terima kasih, min. Simak di metode penelitian Anda, lihat pada definisi operasional variabel. Terima kasih. Selamat pak siang, bertanya saya mau, Contoh seperti yang bapak berikan Diatas retardo de auditoría tentang, dengan variabel indpendennya terdiri dari Skala Rasio dan Skala nominal yang variabel menggunakan ficticia, kira2 metode regresi seperti apa yang cocok digunakan Untuk pengujian, apabila delaynya auditoría dihitung jumlah berdasarkan Hari keterlambatan. Bukan menggunanakan variabel dummy. Lebih baik menggunaka regresi berganda atau regresi logistik Terimakasih Silahkan Lihat rujukan Penelitian terdahulu Anda. Terima kasih. Selamat sore pak saya mau tania variabel dependen saya tentang pemahaman standar akuntansi dimana kuesioner saya berbentuk soal tentang dimana hanya ada Dua jawaban benar dan Salah. Analisisnya gmn ya pak Pak, saya mau bertanya lagi. Saya sedang mengerjakan skripsi de regresión logística. 1. Di tabel uji Wald, variabel cr saya je de calificación beta dan s. e nya 0000 signya 0406. Itu kenapa bisa 0,000 ya Pak jadi bingung kalo bikin persamaannya. Apa karena timpang ya Pak datanya je de calificación variabel cr bisa Diatas 100 variabel sedangkan acostado (der, la NGP, el crecimiento) dibawah kebanyakan 10. 2. Jika nya sig 0,000 UIT signifikan menunjukkan. Betul Pak Mohon jawabannya Pak. Terima kasih sebelumnnya. 1. Coba diperbanyak angka de belakang koma, nanti kelihatan. 2. Betul. Terima kasih. Pak, apakah ada Cara Untuk menghitung jumlah muestra de YG dibutuhkan ketika Ingin menggunakan regresi logistik Apakah dengan disesuaikan jumlah variabel ind atau bagaimana Terima Kasih selamat mallam pak..saya Ingin bertanya..bagaimana menyusun pertanyaan kuesioner jika sampelnya terbagi menjadi 2 Kelompok. apakah saya Harus menyusun pertanyaan yang bisa dijawab keduanya. atau memang ada beberapa pertanyaan tertentu dari total de Seluruh pertanyaan di kuesioner yang memang Khusus Untuk 1 Kelompok saja. Terima kasih Jika ingin mengukur yang sama, tentunya harus menggunakan alat ukur yang sama. Terima kasih. Assalamualaikum Saya mau Tanya mas, Kalau secara keseluruhan Variabel berpengaruh negativa berarti tak memiliki pengaruh significativo ya Apakah itu nanti bermasalah atau tidak mas

No comments:

Post a Comment